Identifikasi Zona Rembesan Bendungan Pengendali Banjir H. M. Ardans Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR)

Authors

DOI:

https://doi.org/10.30872/k88zyq95

Keywords:

Metode Ground Penetrating Radar (GPR), Rembesan Bendungan, Refleksi

Abstract

Samarinda merupakan kawasan tropis basah yang berada di tepi Sungai Mahakam, sehingga sering mengalami banjir. Salah satu upaya untuk mengurangi banjir dengan membangun bendungan pengendali banjir. Keadaan bendungan harus selalu dimonitoring untuk meminimalisir kebocoran atau rembesan. Penelitian ini bertujuan untuk identifikasi zona rembesan pada bendungan pengendali banjir H. M. Ardans, menggunakan metode Ground Penetrating Radar (GPR). Terdapat 2 lintasan target penelitian dan 2 lintasan kalibrasi. Proses pengolahan data menggunakan software Reflexw berupa penampang 2D bawah permukaan. Hasil interpretasi menunjukkan terdapat 3 zona rembesan pada lintasan 1 dan pada lintasan 2 terdapat 1 zona rembesan. Rembesan umumnya terakumulasi di sekitar saluran dan kontak lapisan batas material timbunan.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

[1] BPS. (2021). Indeks Curah dan Hari Hujan dalam Angka 2021. Badan Puìsat Statistik Kota Samarinda.

[2] Setiawan, H., Jalil, M., Purwadi, F., S, C. A., Brata, A. W., & Jufda, A. S. (2020). Analisis Penyebab Banjir di Kota Samarinda. Jurnal Geografi Gea, 20(1), 39–43. https://doi.org/10.17509/gea.v20i1.22021

[3] Supriyatna S., Sukardi R., Rustandi E., 1995, Peta Geologi Lembar Samarinda, Kalimantan. Bandung: Pusat Penelitian dan Pengembangan Geologi.

[4] Jamaluddin, Wagreich, M., Gier, S., Schöpfer, K., Battu, D.P., 2023. Sedimentary Environments and Paleoclimate Control of the Middle Miocene Balikpapan Group, Lower Kutai Basin (Indonesia): Implications for Evaluation of the Hydrocarbon Potential. Minerals, 13(10), 1259. DOI: doi.org/10.3390/min13101259

[5] Safitri, M. (2022). Identifikasi Zona Jenuh Air dan Zona Lemah Menggunakan Metode Resistivitas Konfigurasi Wenner-Schlumberger dan Ground Penetrating Radar pada Bendungan Leubok, Montasik, Aceh Besar, Nad [Skripsi]. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Diakses dari http://eprints.upnyk.ac.id/id/eprint/31230

[6] Aji, S., Arya, P., & Iryanti, M. (2016a). Aplikasi Metode Ground Penetrating Radar Terhadap Pola Retakan di Bendungan Batu Tegi Lampung. Wahana Fisika, 1(1), 32. https://doi.org/10.17509/wafi.v1i1.4529

[7] Arisona, Fiqriawan, M. Ridho, & Safiuddin, La Ode. (2023). Pemanfaatan Metode Georadar dalam Menganalisis Lapisan Tanah di Indonesia. Magister Fisika Pascasarjana Universitas Halu Oleo, 1(2), 38–41.

[8] Widiyasari, Diyah, Vinsensius, Aloysius, & Erna. (2025). Deteksi Keadaan Tanah Kebun Teh untuk Optimalisasi Produksi di Perkebunan Rakyat CPCL sebagai Upaya untuk Mendukung Produksi Berkelanjutan. Community Service and Engagement Seminar, 5(1), 144-147.

[9] Windhari, G. A. E. (2020). Monitoring Rembesan Air Pada Tanggul Penahan Lumpur Sidoarjo Menggunakan Scanning Ground Penetrating Radar (GPR). Jurnal Sangkareang Mataram, 6(4), 42–46.

[10] Syam, A., & Lepong, P. (2019). Aplikasi Metode Georadar untuk Identifikasi Struktur Geologi di Jalan Hm. Ardan Ring Road 1 Samarinda. 2.

[11] Reynolds, R. S. (2005). An Introduction to Applied and Environmental Geophysics. [12] Evaliani, Y. K, Nurhasanah & Nugroho, D (2021). Identifikasi Ketebalan Gambut Berdasarkan Parameter Fisis pada Metode Ground Penetrating Radar (GPR) di Tulung Selapan, Ogan Komering Ilir. PRISMA FISIKA, 9(1), 72-78.

[13] Hugenschmidt, J., Maser, K., and Dawley, C.B., 1997. GPR Inspection of a Mountain Motorway in Switzerland. Switzerland: Swiss Federal Laboratories for Materials Testing and Research EMIPA, ueberlandstasse, 129, 8600, Duebendrof

[14] Fali, Meitia Ratna. 2020. Identifikasi Gua Bawah Tanah Berdasarkan. Interpretasi Data Ground Penetrating Radar (GPR) [Skripsi]. Universitas Pembangunan Nasional “Veteran” Yogyakarta. Universitas Islam Negeri Maulana Malik Ibrahim. Diakses dari http://etheses.uinmalang.ac.id/id/eprint/24511

[15] Putranto, P. A, & Iskandarsyah (2021). Identifikasi Morfologi Sungai Masa Lampau dan Kaitannya dengan Banjir Masa Lampau Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR) di Daerah Aliran Sungai Citarum, Bandung, Jawa Barat. Prosiding The 12th Industrial Research Workshop and National Seminar Bandung, (4-5),821- 826.

Downloads

Published

28-02-2026

Issue

Section

Articles

How to Cite

Identifikasi Zona Rembesan Bendungan Pengendali Banjir H. M. Ardans Menggunakan Metode Ground Penetrating Radar (GPR). (2026). GEOSAINS KUTAI BASIN, 9(1), 50-58. https://doi.org/10.30872/k88zyq95

Most read articles by the same author(s)

<< < 1 2 3 4 5 6