Prediksi Jumlah Penduduk Kota Balikpapan Berdasarkan Jenis Kelamin dengan Metode Logistik dan Eksponensial
DOI:
https://doi.org/10.30872/xxs5wj70Keywords:
Balikpapan, Pertumbuhan, Logistik, Eksponensial, MAPEAbstract
Penelitian ini bertujuan untuk membandingkan akurasi model logistik dan model eksponensial dalam memprediksi jumlah penduduk kota Balikpapan berdasarkan jenis kelamin. Kota Balikpapan, yang merupakan pusat industri utama di Kalimantan Timur, mengalami peningkatan jumlah penduduk yang signifikan akibat pertumbuhan ekonomi dan pengaruh proyek Ibu Kota Nusantara (IKN). Model Logistik digunakan untuk memprediksi pertumbuhan populasi dengan memperhitungkan keterbatasan sumber daya lingkungan, sedangkan model eksponensial mengasumsikan pertumbuhan populasi yang tidak terbatas dengan laju tetap. Data jumlah penduduk yang digunakan berasal dari Badan Pusat Statistik (BPS) untuk periode 2020 hingga 2023, dan proyeksi dilakukan hingga tahun 2025. Penelitian ini menggunakan Mean Absolute Percentage Error (MAPE) untuk mengukur tingkat akurasi dari masing-masing model. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model eksponensial lebih akurat dalam memprediksi jumlah penduduk berjenis kelamin laki-laki dengan proyeksi MAPE sebesar 0,675%, sementara model logistik memberikan hasil yang lebih baik dalam memprediksi jumlah penduduk Perempuan dengan proyeksi MAPE sebesar 1,69%. Hasil penelitian ini memberikan wawasan mengenai karakteristik pertumbuhan penduduk di Balikpapan dan implikasinya terhadap perencanaan kota, terutama terkait dengan kebutuhan sumber daya dan infrastruktur. Selain itu, peneliti menyoroti pentingnya memilih model prediksi yang tepat untuk mendukung pengambilan keputusan yang lebih baik dalam merespon dinamika pertumbuhan penduduk di kota-kota yang sedang berkembang seperti Balikpapan.
References
[1] Baraja, M.A., Anggraeni, W. (2015). Implementasi Algoritma Genetika Untuk Minimasi Galat Pada Metode Peramalan Arima. Seminar Nasional Sistem Informasi Indonesia, 379-386.
[2] Khairunnisa, J. & Afifurrahman. (2025). Penerapan Model Eksponensial dan Model Logistik untuk Memproyeksikan Jumlah Penduduk Kabupaten Lombok Timur. Jurnal Diferensial, 7(1), 1-12.
[3] Khasanah, N & Suryani, I. (2022). Model Eksponensial dan Logistik Serta Analisis Kestabilan Model Pada Perhitungan Proyeksi Penduduk Provinsi Riau. Jurnal Fourier, 11(1), 22-39.
[4] Kurniawan, A., Holisin, I. & Kristanti, F. (2017). Aplikasi Persamaan Diferensial Biasa Model Eksponensial dan Logistik pada Pertumbuhan Penduduk Kota Surabaya. Journal of Mathematics Education, Science and Technology, 2(1), 129.
[5] Pandu, K.Y. (2020). Prediksi Penduduk Kabupaten Alor Dengan Menggunakan Model Pertumbuhan Logistik Pada Beberapa Tahun Mendatang. Jurnal Kependidikan Matematika, 2(1), 71-81.
[6] Pratiwi, C.D. (2020). Aplikasi Persamaan Diferensial Model Populasi Logistik Untuk Mengestimasi Penduduk di Kota Balikpapan. AdMathEdu, 10(1), 63-76.
[7] Rosiyanti & Sugandha. (2022). Aplikasi Model Pertumbuhan Logistik Dalam Menentukan Proyeksi Penduduk di Kabupaten Banyumas. Journal Of Science & Engineering, 2(2), 25-31.
[8] Rozikin, N., Sarjana, K., Arjudin & Hikmah, N. (2021). Aplikasi Persamaan Diferensial Dalam Mengestimasi Jumlah Penduduk dengan Menggunakan Model Eksponensial dan Logistik. Journal of Mathematics Education and Application, 1(1), 44-55.
[9] Seroan, M. Dkk. (2024). Pemodelan Matematika Untuk Perkiraan Jumlah Penduduk Kabupaten Minahasa Pada Tahun 2026 dan 2027 Menggunakan Model Logistik. Jurnal Matematika Ilmu Pengetahuan Alam, Kebumian dan Angkasa, 2(4), 179-198.
[10] Yahya, M.H.N., Rizki, N.A., Aditama, C. Asnawati & Fitriyati, D. (2022). Model Pertumbuhan Penduduk Provinsi Kalimantan Timur Berdasarkan Janis Kelamin. Prosiding Seminar Nasional Pendidikan Matematika, Sains, Geografi dan Komputer, 20-46.