Analisis Potensi Pencemaran Air Sungai Mahakam Menggunakan Model Regresi Weibull (Studi Kasus: Data Dissolved Oxygen Air Sungai Mahakam Tahun 2022)
DOI:
https://doi.org/10.30872/basis.v4i1.1410Keywords:
DO, MLE, Model regresi Weibull, Potensi pencemaran air Sungai MahakamAbstract
Model regresi Weibull (RW) adalah distribusi Weibull yang dipengaruhi langsung oleh kovariat atau peubah bebas. Berdasarkan fungsi-fungsi yang saling berkaitan pada distribusi Weibull, model RW terdiri dari model regresi survival Weibull, model regresi distribusi kumulatif Weibull, model regresi hazard Weibull, dan model regresi mean Weibull. Model RW memiliki keunggulan dalam analisis survival dan keandalan, seperti fleksibilitas model, interpretasi parameter yang mudah, kemampuan menangani data tersensor, serta aplikasinya yang luas dalam bidang kesehatan, lingkungan, ekonomi, dan teknik. Tujuan penelitian ini adalah mendapatkan informasi potensi pencemaran air Sungai Mahakam, dan faktor-faktor yang memengaruhinya melalui pemodelan RW pada data Dissolved Oxygen (DO) tahun 2022. Data penelitian adalah data sekunder dari Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalimantan Timur tahun 2022. Metode pendugaan parameter pada penelitian ini adalah metode Maximum Likelihood Estimation (MLE). Pengujian distribusi data pada penelitian ini adalah menggunakan uji Kolmogorov-Smirnov untuk mengetahui apakah data yang digunakan mengikuti distribusi Weibull. Kesimpulan penelitian adalah mendapatkan informasi potensi pencemaran air Sungai Mahakam, yaitu peluang air sungai tidak tercemar sebesar 0,6252, peluang air sungai tercemar sebesar 0,3747, laju pencemaran air sungai sebesar 0,2057 lokasi/ppm atau 2 lokasi per 10 ppm, dan rata-rata DO air sungai sebesar 5,6348 ppm, kurang dari 6 mg/l karena rata-rata DO di bawah standar kualitas air. Faktor-faktor yang berpengaruh terhadap potensi pencemaran air Sungai Mahakam tahun 2022 adalah suhu, konsentrasi nitrat, dan TSS.