PERSEBARAN PRIMATA DI KAWASAN FRAGMENTASI HUTAN SEPANJANG SUNGAI TUNAN, KECAMATAN WARU, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA, KALIMANTAN TIMUR

  • Hasrul Hasrul Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman. Jl. Barong Tongkok No. 4 Kampus Universitas Mulawarman, Gunung Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Dijan Sunar Rukmi Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman. Jl. Barong Tongkok No. 4 Kampus Universitas Mulawarman, Gunung Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia
  • Lariman Lariman Program Studi Biologi Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, Universitas Mulawarman. Jl. Barong Tongkok No. 4 Kampus Universitas Mulawarman, Gunung Kelua, Samarinda, Kalimantan Timur, Indonesia

Abstract

ABSTRAK


Kawasan hutan yang terdapat di sekitar Sungai Tunan merupakan salah satu habitat bagi primata di Kalimantan Timur. Beberapa area di kawasan hutan dialihfungsikan menjadi perumahan warga, jalan raya, dan jembatan. Akibat perubahan fungsi lahan tersebut terbentuk fragmen-fragmen hutan yang dapat mengancam keberadaan primata. Penelitian mengenai persebaran primata di wilayah ini juga belum pernah dilaporkan. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengetahui persebaran primata di kawasan fragmentasi hutan Kecamatan Waru, Penajam Paser Utara, Kalimantan Timur. Penelitian ini dilakukan pada bulan Januari 2022 hingga bulan Maret 2022. Metode pengamatan adalah observasi langsung dan Total Count Sampling terhadap kelompok-kelompok primata yang dijadikan sebagai obyek penelitian. Peta persebaran kelompok primata dibuat menggunakan aplikasi Avenza maps dan Quantum GIS. Berdasarkan hasil penelitian diperoleh 3 spesies primata, yaitu monyet ekor panjang (Macaca fascicularis), bekantan (Nasalis larvatus), dan lutung kelabu (Trachypithecus cristatus), yang menunjukkan pola hidup berkelompok. Meskipun demikian, bekantan merupakan primata yang dominan di kawasan ini, ditunjukkan dengan jumlah individu dan kelompok yang lebih banyak dibanding 2 spesies lainnya. Primata memiliki preferensi terhadap jenis pohon tertentu hingga dapat mempengaruhi persebarannya. Persebaran kelompok primata di fragmen hutan sepanjang sungai Tunan cenderung dipengaruhi oleh persebaran pidada merah (Sonneratia caseolaris). Proporsi bekantan menempati Pidada merah (Sonneratia caseolaris) yaitu 76%, buta-buta (Excoecaria agallocha) yaitu 8%, dan beberapa tumbuhan lain. Proporsi lutung kelabu menempati pohon pidada merah yaitu 50%, diikuti pohon mangga (Mangifera indica) yaitu 19%, dan buta-buta yaitu 11%. Proporsi monyet ekor panjang menempati pidada merah adalah 40%, pohon kelapa (Cocos nucifera) yaitu 14%, dan api-api (Avicennia rumphiana) yaitu 13%.


Kata kunci: fragmentasi, persebaran, primata, Sungai Tunan

References

Atmoko, T. (2012). Pengenalan Sistem Kelompok Sosial pada Primata Sebagai Salah Satu Dasar Informasi Upaya Konservasi. Balai Penelitian Teknologi Konservasi Sumber Daya Alam.

Gumert, M. D., D. Rachmawan, E. Iskandar, J. Pamungkas. (2012). Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Taman Nasional Tanjung Putih, Kalimantan Tengah. Jurnal Primatologi Indonesia, 9(1), 3-12.

Kamilah, S. N., Jarulis, Y. Sarti. (2022). Jenis Tumbuhan Pakan dan Tempat Beristirahat Macaca fascicularis di Kawasan Kebun Campuran. Bioedusains, 5(1), 107-114.

Laksana, M. R. P., V. S. Rubiati, R. Partasamita. (2017). Struktur Populasi Monyet Ekor Panjang (Macaca fascicularis) di Taman Wisata Alam Penanjaung Pangandaran, Jawa Barat. Proseding Seminar Nasional Masyarakat Biodiversitas Indonesia, 3(2), 224-229.

Ludwig, J. A., & J. F. Reynold. (1988). Statistical Ecology : A Primer on Method on Computing. New York.

Rachman, N., D. P. Farajallah., E. Iskandar. (2022). Kepadatan Populasi dan Jenis Pakan Lutung Kelabu (Trachypithecus cristatus) di Hutan Mangrove, Kalimantan Timur. Jurnal Penelitian Hutan dan Konservasi Alam, 19(1), 119-137.

Sodik, M., S. Pudyatmoko., P. S. H. Yuwono., M. A. Imron. (2019). Okupansi Kukang Jawa (Nycticebus javanicus E. Geoffroy 1812) di Hutan Tropis Dataran Rendah di Kemuning, Bejen, Temanggung, Jawa Tengah. Jurnal Ilmu Kehutanan, 13, 15-27.

Soendjoto, M. A., M. Akhdiyat, Haitami, I. Kusumajaya. (2001). Persebaran dan Tipe Habitat Bekantan (Nasalis larvatus) di Kabupaten Barito Kuala, Kalimantan Selatan. Jurnal Media Konservasi, 7(2), 55-61.

Surinati, D. (2007). Pasang Surut dan Energinya. Jurnal Oseana, 32(1), 15-22.

Tobing, S. L. I. (2008). Teknis Estimasi Ukuran Populasi Suatu Jenis Primata. Vis Vitalis, 1(1), 43–53.

Widiastuti, F., Erianto, S. Rifanjani. (2017). Habitat Bekantan (Nasalis larvatus Wurmb) di Dalam dan Sekitar Areal IUPHHK-HT PT. Bina Silva Nusa Kecamatan Batu Ampar Kabupaten Kubu Raya Provinsi Kalimantan Barat. Jurnal Hutan Lestari,5(3), 610-617.

Wirdateti, A. N. P., D. Diapari, A. S. Tjakradidjaja. (2009). Perilaku Harian Lutung (Trachypithecus cristatus, Raffles 1812) di Penangkaran Pusat Penyelamatan Satwa Gadog, Ciawi-Bogor. Jurnal Zoo Indonesia, 18(1), 33-40.
Published
2023-12-13
How to Cite
HASRUL, Hasrul; RUKMI, Dijan Sunar; LARIMAN, Lariman. PERSEBARAN PRIMATA DI KAWASAN FRAGMENTASI HUTAN SEPANJANG SUNGAI TUNAN, KECAMATAN WARU, KABUPATEN PENAJAM PASER UTARA, KALIMANTAN TIMUR. BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi, [S.l.], v. 15, n. 2, p. 35-42, dec. 2023. ISSN 2615-5435. Available at: <https://jurnal.fmipa.unmul.ac.id/index.php/bioprospek/article/view/1231>. Date accessed: 20 apr. 2024. doi: https://doi.org/10.30872/bp.v15i2.1231.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.