Pengaruh Air Rebusan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Titer Antibodi, Jumlah Leukosit Dan Jenis Leukosit Mencit (Mus musculus L.) Yang Diinfeksi Salmonella enterica Serovar Typhi

  • Patimah Patimah Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Mulawarman
  • Eko Kusumawati Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Mulawarman
  • Rudy Agung Nugroho Jurusan Biologi, Fakultas MIPA, Universitas Mulawarman

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui apakah air rebusan
tepung cacing tanah berpengaruh terhadap titer antibodi serum
darah mencit, serta jumlah leukosit dan jenis leukosit mencit
yang diinfeksi bakteri S. Typhi. Penelitian ini bersifat
eksperimental laboratorik dengan Rancangan Acak Lengkap
(RAL), yang terdiri dari 5 kelompok perlakuan dengan 5
ulangan. Masing-masing kelompok terdiri dari 5 ekor mencit.
Kelompok terdiri atas Perlakuan I diberi air rebusan tepung
cacing tanah (TCT) dengan konsentrasi 8%; Perlakuan II diberi
air rebusan TCT dengan konsentrasi 16%; Perlakuan III diberi
air rebusan TCT dengan konsentrasi 32%; Perlakuan IV diberi
air rebusan TCT dengan konsentrasi 64% dan kontrol tanpa
pemberian air rebusan TCT. Hasil penelitian titer antibodi
serum darah mencit akut demam tifoid menunjukkan perubahan
positif demam tifoid menjadi negatif demam tifoid pada tiap
kelompok mencit P1, P2, P3 dan P4 (air rebusan tepung cacing
tanah 8, 16, 32 dan 64%), pada kelompok kontrol tanpa air
rebusan tepung cacing tanah mencit tetap mengalami demam
tifoid. Rerata pengukuran jumlah leukosit tertinggi terlihat pada
kelompok P4 dengan konsentrasi 64% yaitu 8,61/mm3 dan
terendah pada kelompok kontrol yaitu 3.18/mm3. Mencit di
kelompok P1 (Pemberian air rebusan tepung cacing tanah 8%)
yaitu 3,14/mm3. Mencit di kelompok P2, P3 dan P4 mengalami
kenaikan jumlah leukosit. Data analisis statistik, uji One Way
Anova didapatkan perbedaan yang signifikan pada jumlah
leukosit antara tiap kelompok mencit (P<0,05). Berdasarkan
data analisis statistik jenis leukosit yaitu Neutrofil Segmen,
Neutrofil Batang, Eosinofil, Limfosit dan Monosit, pada uji
normalitas didapatkan data berdistribusi normal (P>0,05) dan
hasil uji homogenitas diperoleh data yang homogen (P>0,05),
kemudian dilanjutkan pada uji One Way Anova didapatkan
tidak ada perbedaan yang signifikan pada jenis leukosit antara
tiap kelompok mencit (P<0,05).

Published
2015-09-21
How to Cite
PATIMAH, Patimah; KUSUMAWATI, Eko; NUGROHO, Rudy Agung. Pengaruh Air Rebusan Tepung Cacing Tanah (Lumbricus rubellus) Terhadap Titer Antibodi, Jumlah Leukosit Dan Jenis Leukosit Mencit (Mus musculus L.) Yang Diinfeksi Salmonella enterica Serovar Typhi. BIOPROSPEK: Jurnal Ilmiah Biologi, [S.l.], v. 10, n. 2, p. 7-14, sep. 2015. ISSN 2615-5435. Available at: <http://jurnal.fmipa.unmul.ac.id/index.php/bioprospek/article/view/139>. Date accessed: 13 july 2020.

Most read articles by the same author(s)

Obs.: This plugin requires at least one statistics/report plugin to be enabled. If your statistics plugins provide more than one metric then please also select a main metric on the admin's site settings page and/or on the journal manager's settings pages.