ANALISIS DATA CURAH HUJAN YANG HILANG MENGGUNAKAN METODE INVERSED SQUARE DISTANCE

  • Henny Rizky Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Yuki Novia Nasution Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Mulawarman, Indonesia
  • Rito Goejantoro Jurusan Matematika, FMIPA, Universitas Mulawarman, Indonesia

Abstract

Data curah hujan Kota Samarinda pada beberapa stasiun pencatat curah hujan pada bulan November 2018 sampai dengan Desember memiliki kondisi tidak lengkap, sehingga memiliki permasalahan tersendiri ketika proses pengolahan data. Metode Inversed Square Distance adalah salah satu metode yang digunakan untuk mencari data yang hilang. Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mendapatkan nilai data curah hujan yang hilang dan mendapatkan hasil peramalan data curah hujan pada periode berikutnya di Kota Samarinda. Pada penelitian ini peramalan yang digunakan adalah moving average dengan menggunakan MAPE sebagai ukuran akurasi peramalan. Sampel pada penelitian ini adalah data curah hujan harian dalam 2 bulan di Kota Samarinda pada bulan November 2018 dan bulan Desember 2018. Berdasarkan hasil analisis, diperoleh nilai data curah hujan yang didapatkan nilainya tidak jauh berbeda dengan curah hujan di setiap stasiun-stasiun pecantat curah hujan lainnya.

Published
2019-05-10
How to Cite
RIZKY, Henny; NASUTION, Yuki Novia; GOEJANTORO, Rito. ANALISIS DATA CURAH HUJAN YANG HILANG MENGGUNAKAN METODE INVERSED SQUARE DISTANCE. Prosiding Seminar Nasional Matematika dan Statistika, [S.l.], p. 138-142, may 2019. ISSN 2657-232X. Available at: <http://jurnal.fmipa.unmul.ac.id/index.php/SNMSA/article/view/537>. Date accessed: 27 nov. 2020.